Pengakuan Bocah yang Viral Disiksa Ayah Kandung: Papa Itu Gak Jahat, Papa Baik, Aku Sudah Maafin
TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial, sebuah video yang merekam aksi seorang ayah menyiksa anak kandungnya sendiri.
Kejadian itu diketahui dilakukan oleh pria bernama Wahyu Handoko alias WH (35) terhadap anak perempuannya di sebuah indekos di Jalan Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Kabar terbarunya, korban sudah mau berbicara dan bahkan bercerita bahwa pelaku alias ayahnya sesungguhnya orang baik.

Sampai saat ini korban diketahui masih diurus oleh anggota PPA Polres Tangerang Selatan.
Pengakuan korban diunggah dalam akun Instagram @poldametrojaya, Senin (24/5/2021).
Ipda Tita menjelaskan, korban sejak umur dua tahun telah tinggal bersama ayahnya karena sang ibu bekerja di luar negeri.
Korban mengaku sudah sejak lama ia menerima perlakuan kasar dari sang ayah yakni dimarahi hingga dijambak.
Pada saat mengobrol dengan anggota polisi, korban mengaku kuat meski menerima perlakuan kasar dari ayah kandungnya.
"Selama ini kata yang sering ia sebut adalah papanya. Sekarang Kondisinya saat ini lebih ceria, aktif dan anaknya cerdas luar biasa. ketika ditanya makan apa, dia mau jawab, dan pas makanannya datang dia langsung lahap," ucap Ipda Tita.
Ipda Tita sendiri terkejut melihat ketegaran korban yang masih bocah.
"Merinding saya. anak sekecil itu umur 5 tahun bisa bersikap sangat dewasa," kata dia.
Bahkan korban menyatakan ayahnya itu sebenarnya orang baik.
"Saat aku tanya sakit gak? ya sakit si, tapi aku tahan tante. Tapi papa tu gak jahat ko tante, papa baik ko. aku juga udah maafin papa. Aku juga mau ketemu sama papa," ungkap Ipda Tita mengutip pengakuan korban.
Tak Melawan saat Disiksa
Dalam video yang diunggah oleh akun YouTube Tribun Timur, Jumat (21/5/2021), nampak potongan video saat korban disiksa.
Korban nampak hanya diam ketika dirinya dijambak dan ditampar oleh pelaku.
Ia bahkan tak berusaha mengelak dari penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya.
Sang anak kemudian nampak terdorong jatuh ke kasur ketika dihempaskan oleh pelaku saat rambutnya dijambak.
Korban yang jatuh di kasur masih diam tak melawan kekerasan yang dilakukan oleh ayahnya itu.
Bahkan ketika korban tak berdaya, pelaku masih terus menganiaya korban sambil melontarkan umpatan kasar.
"Gua siksa nih anak lu," kata pelaku sambil menganiaya korban.
"Gua mamp*s** nih anak lu, lu lihat nih," ucap dia.
Pada video selanjutnya nampak pelaku diringkus oleh aparat kepolisian dan TNI.
Menyusul pelaku yang diamankan, korban kemudian keluar digendong oleh seorang polisi wanita (polwan) dan didampingi oleh sejumlah polisi.
Ketika digendong, korban nampak hanya diam sambil memeluk erat polwan yang menggendongnya.
Anak tersebut kini tengah menjalani penyembuhan trauma yang dilakukan oleh polisi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
"Usia korban baru lima tahun dan sekarang dalam proses mitigasi terhadap traumanya," ujar Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, Kamis (20/5/2021) tengah malam.
Sampai saat ini belum dilakukan visum terhadap korban.
"Sampai dengan saat ini masih dalam perawatan kami. Kami harus memastikan si anak atau korban ini mendapatkan keamanan, mendapatkan kenyamaan dan mendapatkan mitigssi yang baik dan benar dari pemerintah kita," tambah Iman.
Menurut penjelasan pihak kepolisian, korban sudah dua kali menerima penganiayaan dari pelaku.
Pertama dilakukan pada Maret 2021 dan kedua, pada Rabu (19/5/2021).
Sementara ini, korban akan dirawat oleh tim Polwan Polres Tangsel di Mapolres Tangsel.
Perkembangan terbarunya, korban sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
"Kondisi anak saat ini sudah komunikasi lancar dengan tim polwan kami, saat ini anak tersebut sudah beraktivitas seperti biasa," ujar Kapolres Tangsel di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Jumat (21/5/2021).
Cemburu ke Mantan Istri
Video yang viral tersebut awalnya dikirimkan oleh pelaku kepada mantan istrinya sekaligus ibu kandung dari bocah perempuan yang ia siksa.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, pelaku ternyata didorong rasa cemburu.
Mantan istri pelaku diketahui kini bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia.
Di negeri tetangga itu, mantan istri pelaku sudah mendapatkan kekasih atau pacar baru.
Hal tersebut memicu pelaku emosi dan melampiaskannya kepada korban yang masih berusia lima tahun.
"Yang videokan tersangka sendiri, divideokan kemarin, kemudian baru dikirimkan ke ibunya," kata Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin saat konferensi pers kasus penganiayaan anak tersebut di Mapolres Tangsel, Kamis (20/5/2021).
"Motifnya berdasarkan hasil pemeriksaan adanya kecemburuan sehingga melampiaskan kepada anak tersebut," jelas Iman.
Setelah sang mantan istri melihat, ia marah anak kandungnya disiksa oleh pelaku sehingga memviralkan video tersebut yang berujung pada pelaku diringkus polisi.
