Janda Cantik Farica Dihabisi Wahyu Dalam Posisi Berdiri, Nungging Dan Tanpa Sehelai Benang Nempel Di Tubuh - Berita kita

Janda Cantik Farica Dihabisi Wahyu Dalam Posisi Berdiri, Nungging Dan Tanpa Sehelai Benang Nempel Di Tubuh



foto ilustrasi


POJOKSATU.id, DENPASAR – Detik-detik janda catik Dwi Farica Lestari (23) meregang nyawa di tangan Wahyu Dwi Setyawan (24) akhirnya terungkap dalam reka ulang adegan.


Secara sadis, perempuan asal Subang, Jawa Barat itu dihabisi pria beristri asal Dusun Krajan Lor RT 002 RW 002, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi di sebuah kamar di lantai dua Thalia Homestay, Jalan Tukad Batanghari XA No.12, Panjer, Denpasar Selatan, Bali, Sabtu (16/1) lalu

Yang cukup mencengangkan adalah, pembunuhan itu terjadi sesaat setelah keduanya melakukan kencan singkat.

Kesadisan Wahyu menghabisi nyawa Farica itu tergambar jelas dalam adegan ke-20 sampai 25.

Usai melampiaskan hasrat seksualnya, Wahyu yang duduk menghadap meja rias melihat HP dan dompet korban tergeletak.

Saat itulah timbul niatan Wahyu mengambil harta benda milik Farica.

Namun hal itu disadari Farica dengan berteriak minta tolong yang langsung dibekap oleh Wahyu.

Sejurus kemudian, Wahyu mengambil pisau karambit yang dibawa di saku celananya dan langsung dua kali menggorok leher Farica.

Jenazah janda satu anak itu kemudian jatuh ke lantai samping tempat tidur dengan posisi menungging dan tidak berpakaian.


Setelah memastikan Farica tak bernyawa, Wahyu langsung mengambil handphone dan dompet korban yang ada di meja rias.

Tersangka kemudian memakai baju kaus oblong warna hitam dan celana jeans pendeknya yang sebelumnya ditaruh di atas kasur atau tempat tidur korban.Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat mengecek laci meja rias korban tapi tak menemukan benda berharga lainnya.

Wahyu kemudian bergegas keluar kamar melalui pintu balkon belakang sambil membuang pisau kerambit ke pot tanaman di balkon belakang homestay.


Selanjutnya, tersangka berjalan menyusuri balkon kamar belakang homestay dan turun ke lantai 1 melalui tembok rumah samping homestay menuju warung tempat ia memarkir sepeda motor.

Pada adegan 26, Wahyu dengan terburu-buru langsung meninggalkan lokasi.

Saat kabur menuju tempat kosnya, Wahyu berhenti di kawasan Taman Pancing dan membuang dompet Farica ke sungai setelah mengambil Rp700 ribu dari dalam dompet.

Adegan ke-28, Wahyu pulang ke tempat kosnya di Jalan Pulau Bungin I, No. 17 Densel dengan mengendarai sepeda motor.



Setiba di kamar indekos, tersangka yang mengaku tidak tenang kemudian langsung bergegas kabur ke rumah mertuanya di Jember, Jawa Timur (Jatim), dan akhirnya diamankan Jumat (12/2) sekitat pukul 20.00 WITA

“Kami gelar rekontruksi ini untuk cocokan keterangannya dalam berkas acara pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim Kompol Dewa Putu Gede Anom Danujaya

Hasil rekonstruksi, apa yang diperagakan sesuai dengan keterangan. Tidak kurang dan tidak lebih. Dalam waktu dekat, mudah-mudahan sudah P21,” tandasnya dilansir dari Radar Bali.

(rb/dre/pra/JPR

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel